PENGARUH DOSIS MIKROORGANISME MIX DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP DERAJAT HIDROLISIS PROTEIN, PROTEIN TERLARUT, DAN PERTUMBUHAN LARVA IKAN BANDENG (Chanos chanos, Forsskal)
Keywords:
Derajat hidrolisis protein, larva ikan bandeng, mikroorganisme mix, pertumbuhan, protein terlarutAbstract
Teknologi pemeliharaan larva ikan bandeng sampai saat ini masih bergantung pada pakan alami karena, pakan buatan tidak dapat diserap secara optimal oleh larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dosis mikroorganisme mix yang terbaik terhadap derajat hidolisis protein, protein terlarut serta dampaknya terhadap pertumbuhan larva ikan bandeng. Larva ikan bandeng umur 9 hari dengan panjang ± 0.65 cm ditebar dengan kepadatan 30 ekor/L dalam wadah baskom plastik bewarna orange berkapasitas 20 L diisi air 10 L yang direndam ke dalam bak larva dan dipelihara sampai hari ke-26. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, yaitu 0, 10, 20 dan 30 mL mikroorganisme mix/100 g pakan. Pemberian pakan secara satiasi dengan frekuensi pemberian pakan 3 kali yaitu, pada jam 07.00, 12.00 dan 17.00 Wita. Hasil penelitian menunjukkan berbagai dosis mikroorganisme mix berpengaruh terhadap derajat hidrolisis protein, protein terlarut pakan dan pertumbuhan mutlak. Derajat hidrolisis, protein terlarut pakan dan pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada dosis 10 mL/100 g pakan dengan nilai berturut-turut berikut (18,72%, 1,09 mg dan 1,36 cm), sedangkan derajat hidrolisis protein dan protein terlarut pakan terendah diperoleh pada perlakuan 30 mL/100 g pakan dengan nilai berikut (12,79% dan 0,72 mg), sedangkan pertumbuhan mutlak terendah diperoleh pada perlakuan 0 mL/100 g pakan (0,91 cm). Oleh karena itu, hasil penelitian ini menyimpulkan menunjukkan bahwa dosis 10 mL mikroorganisme mix/100 g pakan merupakan yang terbaik dalam menghidrolisis pakan larva ikan bandeng
References
Aslamyah, S., Zainuddin, Z., & Badraeni, B. (2022). The effect of microorganisms combination as probiotics in feed for growth performance, gastric evacuation rates, and blood glucose levels of milkfish, Chanos chanos (Forsskal, 1775). Jurnal Iktiologi Indonesia, 22(1), 77-91.
Aslamyah, S. 2006. Penggunaan Mikroflora Saluran Pencernaan Sebagai Probiotik. Untuk Menigkatkan Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Bandeng. (Chanos chanos Forsskal). Disertasi. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Fanani, A. (2020). Pengaruh Pemberian Tepung Ikan Dalam Complete Feed Terhadap Pertambahan Bobot Badan Domba Ekor Gemuk (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Lamongan).
Iskandar, 2012. Efektivitas Penambahan Bacillius sp. Hasil Isolasi dari Saluran Pencernaan Ikan Patin pada Pakan Komersil terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Benih Ikan Nila Merah (Oreochromis nilloticus). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. UNPAD. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3 (3): 75-83 hlm.
Irianto, A. 2003. Probiotik Akuakultur. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 125 p.
Haryati, I. (2021). Kebutuhan Nutrisi Induk Dan Larva Ikan. Deepublish.
Khairiman, K., Mulyani, S., & Budi, S. (2022). Pengaruh Bioenkapsulasi Vitamin C Pada Rotifer Dan Artemia Terhadap Rasio Rna/Dna, Pertumbuhan Dan Tingkat Kelangsungan Hidup Larva Ikan Bandeng Chanos Chanos.
Kusworo, A.B. 2004. Pengelolaan Kualitas Air Pada Pembesaran Ikan Bandeng. Direktorat Pendidikan Nasional Jakarta.
Lemos D., Ezquerra J.M. dan Garcia Carreno F.L. (2000). Protein digestion in penaeid shrimp: digestive proteinases, proteinase inhibitors and feed digestibility. Aquaculture 186:89-105.
Lestari, V. E. (2023). Biaya Produksi Dan Keuntungan Pembenihan Ikan Bandeng Pada Usaha Hatchery Skala Rumah Tangga (Hsrt) Di Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng (Doctoral dissertation, Universitas Mahasaraswati Denpasar).
Mulyadi, 2011. Pengaruh Pemberian Probiotik Pada Pakan Komersil Terhadap Laju Pertumbuhan Benih Ikan Patin Siam (Pangasius hypopthalmus). Unpad Jatinagor
Pujaningsih R.I. 2005. Teknologi Fermentasi Dalam Meningkatkan Kualitas Pakan Laboratorium Teknologi Makanan Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Diponegoro. Semarang.
Rangka, N. A., dan A. I. J Asaad. 2010. Teknologi Budidaya Ikan Bandeng Di Sulawesi Selatan . Dalam Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur. Hal 187-203.
Rejeki, S., Aryati, R. W., & Widowati, L. L. (2019). Pengantar akuakultur.
Ridwan, A. K. (2022). Kualitas Fisik Dan Organoliptik Pakan Buatan Untuk Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Yang Di Fermentasi Dengan Berbagai Dosis Probiotik Mikroorganisme Mix= Physical and Organoliptic Quality of Artificial Feed for Milkfish (Chanos Chanos) Fermented with Various Doses of Mixed Probiotic Microorganisms (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Sulasi, S., Hastuti, S., & Subandiyono, S. (2018). Pengaruh Enzim Papain dan Probiotik pada Pakan Buatan terhadap Pemanfaatan Protein Pakan dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus Carpio). Sains Akuakultur Tropis: Indonesian Journal of Tropical Aquaculture, 2(1), 1-10.
Wicaksono, A., Muhammad, F., Hidayat, J. W., & Suryanto, D. (2018). Pengaruh Komposisi Azolla pinnata Pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsskal) di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Bioma: Berkala Ilmiah Biologi, 20(2), 113-122.
Zuser, dkk., 2008. Lactobacillus sp. Bakteria as Probiotic in Gilthead Sea Bream ( Sparus auratus, L.) Larvae: Effec on Growth Performance and Digestive Enzyme Activites. Aquaculture. 280: 140-145.